Upaya Pemindahan Pari, Harapan Baru Penyelamatan Badak Kalimantan

Badak Kalimantan
Sumber :

Selain itu, isolasi populasi juga menjadi persoalan mendasar. Badak sumatra, termasuk subspesies Kalimantan (Dicerorhinus sumatrensis harrissoni), merupakan satwa soliter. Namun, ketika satu betina terpisah jauh dari jantan, peluang reproduksi akan lenyap. Kondisi inilah yang dialami Pari.

Suaka Badak Kelian (SBK) di Kutai Barat, Kalimantan Timur, didirikan sebagai tempat konservasi ex-situ khusus untuk badak Kalimantan. Fasilitas ini berada dalam kawasan Suaka Margasatwa Kelian Lestari dan dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dengan dukungan Aliansi Lestari Rimba Terpadu (ALeRT).

SBK menyediakan area luas berupa paddock berpagar, dengan ekosistem menyerupai habitat asli. Di dalamnya terdapat vegetasi pakan, kubangan lumpur, hingga fasilitas perawatan harian. Badak yang tinggal di sini akan terus dipantau kesehatannya, mendapat pengawasan ketat, dan terhindar dari ancaman eksternal.

“Suaka Badak Kelian memang disiapkan sebagai tempat perlindungan dan pengembangbiakan. Meski saat ini belum ada pejantan, teknologi reproduksi berbantu sudah disiapkan untuk memperbesar peluang lahirnya badak baru,” jelas Kurnia.

Kasus Pahu, badak betina pertama yang dipindahkan ke SBK pada 28 November 2018, menjadi contoh nyata bagaimana fasilitas ini berfungsi sebagai benteng perlindungan. Pemindahan Pahu terbukti menyelamatkannya dari risiko jerat dan deforestasi di habitat alami. Kini, Pahu tetap sehat dan menjadi subjek penelitian untuk pengembangan teknologi reproduksi berbantu.

Dengan pengalaman itu, pemindahan Pari menjadi langkah logis berikutnya. Di bawah perlindungan SBK, Pari dapat hidup lebih aman sekaligus berkontribusi pada program konservasi jangka panjang.

Meski rencana pemindahan terdengar ideal, pelaksanaannya bukan perkara mudah. Badak merupakan satwa besar yang sensitif terhadap stres. Untuk menangkap dan memindahkan Pari, tim konservasi harus menyiapkan strategi khusus mulai dari pemasangan perangkap aman (pit trap atau boma), penanganan medis, hingga transportasi ke SBK.